Monexnews -
Emas meroket ke level tertinggi lebih dari sebulan pada perdagangan choppy hari Kamis setelah adanya janji the Fed utuk tetap pertahankan suku bunga rendah setidaknya 2 tahun mendatang sehingga mendongkrak daya tarik safe haven Emas.
Sementara pasar emas fisik di Singapura menunjukkan para pengusaha perhiasan melakukan aksi profit taking setelah harga melambung ke level tinggi dekat resisten $1720. Namun perdagangan masih sepi di Hong Kong, dimana sebagian besar dealer belum kembali dari libur Imlek.
Kontrak Emas juga meroket di Tokyo Commodity Exchange dan mengalami penguatan harian terbesar sejak bulan Oktober.
Sebaliknya di Indonesia, para dealer melihat aksi profit taking emas dari Indonesia berbalik dari net buy sepekan sebelumnya, sedangkan konsumen di Thailand terindikasi melakukan buy on dips.
Kinerja di berbagai bursa regional yang cukup mixed ini mengindikasikan sebenarnya para investor masih belum yakin terhadap arah Emas secara keseluruhan, terutama dengan adanya krisis utang Eropa, Emas masih cukup rentan jika mengalami kenaikan terlampau tajam.

Other articles you might like;
- Email Phising – Hadiah Khusus dari JAMUAN MAKAN MALAM VGMC
- Harga Emas Jatuh Pasca Rebound Dollar – Info VGMC
- Hati-hati dalam Login (vgmc.com)
- Emas Turun Karena Reli Dollar Pasca Pengumuman The Fed – Info
- Harga Emas Turun Pasca Kenaikan Dollar Mengikuti Rencana Fed Untuk Mendorong Ekonomi – Info