vgmc info – Kontrak berjangka emas turun dari tiga minggu tertingginya setelah dollar melakukan reli sehingga menurunkan permintaan untuk logam mulia sebagai asset alternatif; sementara, perak juga jatuh.
Greenback naik sebanyaknya 0.8% terhadap serangkaian enam mata uang utama setelah Jerman menurunkan ekspektasi untuk resolusi cepat terhadap krisis utang yang melanda kawasan Eropa. Dollar telah naik sebesar 6% bulan lalu, sementara emas jatuh hingga 11%.
“Pengguatan dollar membebani emas,” kata Frank Lesh, pedagangan dari FuturePath Trading di Chicago, mengatakan lewat wawancara telepon. “Juga, beberapa masih menantikan dengan posisi sideline karena harga masih bergerak volatile saat ini.”
Kontrak berjangka emas untuk pengiriman Desember terkoreksi sebesar 0.4% untuk penyelesaian di $1676.60 per ounce pukul 1.41 siang di Comex, New York. Sebelumnya, harga sempat menyentuh $1696.80, tertinggi untuk kontrak yang aktif diperdagangkan sejak 23 September. Pekan lalu, logam kuning tersebut gain sebesar 2.9%, terbesar dalam sebulan terakhir.
Pada 6 September, emas mencapai rekor $1923.70 setelah investor mencari diversifikasi investasi menjauhi ekuitas dan beberapa komoditi lainnya. Logam telah mencetak gain sebesar 22% selama 12 bulan terakhir.
“Sementara masih belum harus buru-buru untuk membeli emas di level ini, cukup jelas bahwa investor yang telah membeli logam kuning tersebut juga tidak mau melepaskan kepemilikannya,” kata Eden Tully, analis dari UBS AG yang berbasis di London dalam laporannya. [New York, Bloomberg 18/10/11]
Other articles you might like;
- Email Phising – Hadiah Khusus dari JAMUAN MAKAN MALAM VGMC
- Harga Emas Jatuh Pasca Rebound Dollar – Info VGMC
- Hati-hati dalam Login (vgmc.com)
- Emas Turun Karena Reli Dollar Pasca Pengumuman The Fed – Info
- Harga Emas Turun Pasca Kenaikan Dollar Mengikuti Rencana Fed Untuk Mendorong Ekonomi – Info




